KUDUS, lintaspantura.co.id – Proyek rehabilitasi Area Kolam Renang Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, senilai Rp396.282.164 mulai menjadi sorotan. Selain nilai anggaran yang mencapai hampir Rp400 juta, kondisi di lapangan juga memunculkan pertanyaan terkait skala pekerjaan, jumlah pekerja yang terlihat, hingga pemanfaatan fasilitas kolam renang yang selama ini terpantau sepi pengunjung.
Proyek rehabilitasi tersebut diketahui hanya menyasar satu kolam renang dewasa yang berada di sisi barat area Kolam Renang Wergu Wetan.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus dengan nomor SPK 000.3.2/2035.3/2026. SPK ditandatangani pada 29 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender dan berakhir pada 28 September 2026.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Disya Utama Karya.
Lintaspantura.co.id meninjau langsung lokasi pada Kamis (13/8/2026) pagi. Dari peninjauan tersebut, aktivitas pekerjaan di area kolam renang masih berlangsung. Namun, pada saat awak media berada di lokasi, pekerja yang terlihat hanya sekitar tiga orang.
Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu perhatian, mengingat proyek menggunakan anggaran pemerintah hampir Rp400 juta dengan masa pelaksanaan selama dua bulan, sementara pekerjaan yang terlihat berada pada satu kolam renang dewasa di sisi barat.
Awak media kemudian mencoba meminta penjelasan kepada pekerja yang berada di lokasi. Namun, awak media diarahkan kepada seseorang yang disebut sebagai pihak yang memegang pelaksanaan proyek.
Upaya konfirmasi kepada pihak tersebut juga dilakukan. Namun hingga proses peliputan berlangsung, tidak ada respons atas upaya komunikasi yang dilakukan awak media.
Kolam Sepi, Anggaran Hampir Rp400 Juta
Sorotan terhadap proyek ini tidak hanya muncul dari aktivitas pekerjaan di lapangan. Kondisi pemanfaatan Kolam Renang Wergu Wetan juga menjadi perhatian.
Berdasarkan pantauan awak media, lokasi tersebut terbilang sepi pengunjung. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas penggunaan anggaran untuk merehabilitasi fasilitas tersebut, terlebih nilai pekerjaan mencapai Rp396,28 juta dan pekerjaan yang direhabilitasi hanya satu kolam renang dewasa di sisi barat.
Namun demikian, pekerjaan rehabilitasi tetap memiliki tujuan untuk memperbaiki fasilitas publik agar dapat kembali digunakan masyarakat dengan kondisi yang lebih nyaman.
Untuk mendapatkan penjelasan mengenai pekerjaan tersebut, awak media kemudian mendatangi kantor Disdikpora Kabupaten Kudus pada Kamis siang.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disdikpora Kabupaten Kudus, Widoro Heriyanto, menjelaskan bahwa pekerjaan rehabilitasi tersebut sebelumnya dianggarkan sekitar Rp400 juta dan kemudian menjadi Rp396 juta lebih.
Menurut Widoro, pekerjaan yang dilakukan meliputi pergantian keramik bagian luar, perbaikan dinding kolam, pekerjaan atap yang direncanakan menggunakan alderon, serta perbaikan instalasi mesin pompa.
“Pekerjaan yang dilakukan pergantian keramik yang di luar sama dinding kolam dan juga atap yang rencananya menggunakan alderon dan juga perbaikan instalasi mesin pompa,” jelas Widoro saat dikonfirmasi di kantor Disdikpora Kabupaten Kudus, Kamis (13/8/2026).
Ia membenarkan masa kontrak pekerjaan tersebut selama dua bulan atau 60 hari kalender.
Terkait hanya terlihat tiga pekerja di lokasi, Widoro menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan proses pemesanan material atap.
Menurutnya, material atap yang akan digunakan masih dalam proses pemesanan dan diperkirakan baru datang pada pekan berikutnya. Sambil menunggu material tersebut tiba, pekerjaan lain yang memungkinkan tetap dikerjakan secara paralel.
“Untuk pekerja yang tiga orang itu nanti sambil menunggu pemesanan atap minggu depan baru datang, untuk pekerjaan itu sistemnya paralel, mengerjakan yang bisa dikerjakan dulu sambil menunggu atap datang,” jelasnya.
Widoro mengatakan, rehabilitasi tersebut diharapkan dapat membuat kondisi Kolam Renang Wergu Wetan menjadi lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Menurutnya, kolam renang tersebut merupakan fasilitas umum yang berada dalam pengelolaan Disdikpora Kabupaten Kudus.
“Harapannya untuk kolam renang ini adanya renovasi bisa lebih baik lagi untuk kenyamanan masyarakat, yang menjadi fasilitas umum yang bisa digunakan masyarakat umum dengan kenyamanan yang ada di kolam renang tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa dari sisi pengelolaan masih terdapat harapan agar fasilitas tersebut dapat memberikan pemasukan. Namun, perbaikan fasilitas dinilai tetap diperlukan, termasuk bagian atap demi kenyamanan pengguna.
“Kolam renang ini memang bagian pengelolaan di kami, walaupun mungkin dari sisi lain masih berharap banyak adanya pemasukan dan sebagainya. Termasuk perbaikan-perbaikan ini kan harus kita laksanakan, terutama di atap ini kan untuk kenyamanan juga,” pungkas Widoro.
Dengan nilai pekerjaan mencapai Rp396,28 juta dan masa pelaksanaan 60 hari kalender, proyek rehabilitasi Kolam Renang Wergu Wetan kini menjadi perhatian. Terlebih, pekerjaan tersebut menyasar satu kolam renang dewasa di sisi barat, sementara dari peninjauan di lapangan pada saat pekerjaan berlangsung, hanya terlihat sekitar tiga pekerja.
Kondisi fasilitas yang masih dalam proses pengerjaan tersebut selanjutnya akan menjadi sorotan hingga proyek selesai, terutama untuk melihat apakah hasil rehabilitasi nantinya sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan pemerintah.(Ranu)









