PATI, LINTASPANTURA.CO.ID — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0718/Pati resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Pati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Muh Saiful Ikmal, S.STP., M.Si., Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., perwakilan Polresta Pati, Kejaksaan Negeri Pati, jajaran OPD Kabupaten Pati, Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 0718/Pati, Bhayangkari serta masyarakat.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan bergotong royong selama pelaksanaan TMMD.

TMMD disebut menjadi wujud nyata kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dua Desa Jadi Sasaran Pembangunan
Pada TMMD Sengkuyung Tahap III ini, sasaran fisik dilaksanakan di dua desa.
Di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Winong, betonisasi jalan sepanjang 385 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,16 meter telah rampung 100 persen.
Sedangkan di Desa Bageng, Kecamatan Gembong, betonisasi jalan sepanjang 465 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter juga telah selesai seluruhnya.
Selain itu, pembangunan talud sepanjang 40 meter dengan tinggi 3 hingga 4 meter di Desa Bageng juga telah mencapai progres 100 persen.
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
Materi yang diberikan antara lain kebencanaan, pencegahan pencemaran lingkungan, stunting dan KB, kesehatan, wawasan kebangsaan, pengembangan usaha perikanan dan pertanian, serta pencegahan terorisme dan radikalisme.
Program unggulan TNI AD juga diwujudkan melalui rehabilitasi sembilan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jambanisasi dan pembuatan Tugu Prasasti TMMD. Seluruhnya dilaporkan telah selesai 100 persen.
Dandim: Hasil Pembangunan Harus Dirawat
Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., mengatakan keberhasilan TMMD tidak terlepas dari semangat gotong royong dan sinergitas seluruh unsur.
«“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap seluruh hasil pembangunan ini dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.»

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kunci RTLH dan bantuan sembako kepada penerima manfaat.
Selain itu, dilakukan peninjauan bazar UMKM, pelayanan KB dan pengobatan gratis, serta peninjauan lokasi RTLH dan hasil pengecoran jalan.
TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0718/Pati berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif. Dengan selesainya program tersebut, diharapkan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran. Lp1









