Beranda Kudus Kerbau Kurban Mengamuk di Kudus, Seruduk Warga hingga Polisi Lakukan Penembakan

Kerbau Kurban Mengamuk di Kudus, Seruduk Warga hingga Polisi Lakukan Penembakan

2
0
Proses evakuasi dan penyembelihan kerbau di TKP. Foto : lintaspantura

 

KUDUS, lintaspantura.co.id — Seekor kerbau kurban milik panitia Mushola Al-Mubarok, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota Kudus, mengamuk dan lepas kendali hingga menyeruduk warga di sejumlah titik, Rabu (27/5/2026) sore hingga malam hari.

 

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat kerbau tiba di lokasi mushola menggunakan kendaraan pengangkut jenis colt diesel dari wilayah Desa Puyoh. Saat proses penurunan hewan oleh sopir dan kenek serta panitia, tiba-tiba tali pengikat diduga terlepas sehingga kerbau langsung memberontak dan melarikan diri.

 

Hewan berukuran besar tersebut kemudian berlari kencang ke arah jalan raya Purwosari–Pasuruhan Lor–Pasuruhan Kidul hingga ke wilayah Simangu. Dalam kondisi panik, kerbau sempat menyeruduk beberapa pengguna jalan yang sedang melintas. Salah satu warga dilaporkan mengalami luka di bagian pelipis akibat benturan tersebut.

 

Warga dan panitia kurban sempat melakukan upaya pengejaran, namun kerbau terus bergerak liar dan sulit dikendalikan. Sekitar beberapa kilometer kemudian, hewan tersebut berhasil dilacak dan terjebak di area persawahan Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati.

 

Sekitar pukul 19.30 WIB, panitia berkoordinasi dengan aparat kepolisian karena kondisi kerbau masih agresif dan dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar. Tim dari kepolisian kemudian diterjunkan ke lokasi.

 

Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan menggunakan senjata api untuk melumpuhkan kerbau tersebut di area persawahan.

 

Sekitar pukul 20.00 WIB, kerbau berhasil dilumpuhkan dan dipastikan tidak lagi membahayakan warga. Setelah itu, hewan dievakuasi kembali ke lokasi mushola untuk penanganan lebih lanjut.

 

Meski sempat dilumpuhkan dengan tembakan, panitia memastikan proses penyembelihan tetap dilakukan sesuai syariat Islam agar daging kurban tetap sah untuk dibagikan kepada warga.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan terkait kondisi korban maupun kemungkinan laporan warga yang terdampak insiden tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here