Beranda Jawa Tengah Pemasangan Spanduk di Depan Polres Pati Berujung Ketegangan, Polisi Sebut Langgar Aturan...

Pemasangan Spanduk di Depan Polres Pati Berujung Ketegangan, Polisi Sebut Langgar Aturan Parkir

10
0
AMPB (Aliansi Masyarakat Pati Bersatu), bersama Botok dan Teguh, memasang spanduk bertuliskan “Posko Aksi 13 Mei Evaluasi Kinerja Kapolresta Pati”.

 

PATI, lintaspantura.co.id — Situasi sempat memanas di depan Polres Pati pada Jumat (1/5/2026) siang, saat sekelompok warga yang tergabung dalam AMPB (Aliansi Masyarakat Pati Bersatu), bersama Botok dan Teguh, memasang spanduk bertuliskan “Posko Aksi 13 Mei Evaluasi Kinerja Kapolresta Pati”.

 

Spanduk tersebut dipasang pada sebuah mobil ambulans yang berada di lokasi bersama kelompok AMPB dan terparkir di tepi jalan depan Mapolres Pati. Pemasangan dilakukan bukan pada fasilitas milik kepolisian, melainkan di kendaraan yang berada di lokasi.

 

Tak lama berselang, sejumlah anggota kepolisian mendatangi lokasi dan meminta agar spanduk tersebut ditertibkan. Salah satu petugas kemudian mencopot spanduk yang terpasang di kendaraan tersebut.

 

Tindakan itu memicu reaksi dari Botok, Teguh, dan sejumlah anggota AMPB lainnya. Mereka mempertanyakan alasan pencopotan, dengan menyatakan bahwa spanduk dipasang pada kendaraan dan tidak menimbulkan kerusuhan.

 

“Kenapa dicopot? Ini kami pasang di mobil kami sendiri,” ujar salah satu pihak di lokasi.

Ketegangan sempat meningkat dan hampir memicu kericuhan sebelum akhirnya situasi dapat dikendalikan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, pihak kepolisian menyampaikan bahwa lokasi tersebut merupakan area larangan parkir dan dinilai berpotensi mengganggu ketertiban serta kelancaran lalu lintas.

 

Sementara itu, pihak AMPB membantah tudingan tersebut. Mereka menegaskan tidak mengganggu masyarakat dan hanya memasang spanduk sebagai bentuk penyampaian aspirasi tanpa melakukan tindakan anarkis.

 

Dalam perkembangan situasi, kendaraan yang digunakan untuk memasang spanduk sempat akan dilakukan penindakan berupa penderekan. Mobil derek terlihat sudah berada di lokasi, tepat di depan kendaraan tersebut.

 

Di sisi lain, Teguh juga mempertanyakan keberadaan pembatas jalan portabel yang terpasang di sekitar area Polres Pati. Ia menilai tepi jalan merupakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi berangsur kondusif dan tidak terjadi bentrokan fisik antara kedua pihak. (RN.Lp.7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here