Beranda Pati Pelajar SD dan SMP di Pati Bakal Dapat Pendampingan Literasi Keuangan dari...

Pelajar SD dan SMP di Pati Bakal Dapat Pendampingan Literasi Keuangan dari Bank Indonesia

53
0

MAGELANG, lintaspantura.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar. Melalui kerja sama tersebut, siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pati akan mendapatkan pendampingan mengenai literasi rupiah dan sistem pembayaran mulai tahun ini.

 

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Pati dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah tentang Peningkatan Literasi Rupiah dan Sistem Pembayaran, yang berlangsung di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Minggu (5/7/2026). Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan kesepakatan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan pelaksanaan program di sekolah-sekolah.

 

“Nantinya kesepakatan ini segera kami tindaklanjuti ke sekolah-sekolah sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan cinta rupiah,” ujar Chandra.

 

Ia menjelaskan, implementasi program akan diperkuat melalui pelatihan bagi tenaga pendidik. Bank Indonesia akan memberikan bimbingan teknis training of trainer kepada para guru agar mampu mengintegrasikan materi literasi rupiah dan sistem pembayaran ke dalam proses pembelajaran.

 

Dengan langkah tersebut, diharapkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus pemanfaatan sistem pembayaran yang aman dan modern, dapat meningkat sejak usia dini.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa penyerahan nota kesepakatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rupiah Borobudur Playon, ajang lari yang merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

 

“Agenda penyerahan nota kesepakatan dengan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah ini juga dirangkaikan dengan event lari Rupiah Borobudur Playon, yang merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemprov Jateng,” katanya.

 

Di kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Rupiah Borobudur Playon terus mengalami peningkatan. Menurutnya, jumlah peserta yang mendaftar setiap tahun menunjukkan tren yang sangat signifikan sehingga BI mulai memetakan peluang penyelenggaraan kegiatan serupa di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here