Beranda Demak Razia Mendadak Rutan Demak, Polisi Geledah Seluruh Kamar Hunian dan Tes Urine...

Razia Mendadak Rutan Demak, Polisi Geledah Seluruh Kamar Hunian dan Tes Urine 28 Warga Binaan

18
0

 

DEMAK, lintaspantura.co.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak mendadak dirazia aparat kepolisian, Rabu (14/10/2026) siang. Petugas gabungan menyisir seluruh kamar hunian warga binaan untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan rutan.

 

Tak hanya melakukan penggeledahan, petugas juga menggelar tes urine secara acak terhadap 28 warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba.

 

Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Demak, Iptu Yusup, dengan melibatkan personel Satresnarkoba dan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Demak.

 

Kegiatan itu turut didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Demak, Kasno, bersama jajaran petugas rutan.

 

Iptu Yusup menjelaskan, razia mendadak tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, termasuk di lingkungan rumah tahanan.

 

“Kami hadir untuk melakukan deteksi dini sekaligus memastikan Rutan Kelas IIB Demak benar-benar bersih dan steril dari ancaman peredaran narkotika, psikotropika, maupun obat-obatan terlarang lainnya,” ujar Iptu Yusup.

 

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap seluruh kamar hunian warga binaan di setiap blok rutan.

 

Sementara itu, tim medis Si Dokkes Polres Demak mengambil sampel urine dari 28 warga binaan yang dipilih secara acak, terdiri atas 25 laki-laki dan tiga perempuan.

 

Selain melakukan pemeriksaan, petugas memberikan imbauan kepada para warga binaan agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun jaringan peredaran narkotika selama menjalani masa hukuman.

 

Hasilnya, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika maupun benda terlarang lainnya dalam penggeledahan tersebut.

 

Hasil pemeriksaan urine terhadap seluruh 28 warga binaan yang menjadi sampel juga menunjukkan hasil negatif narkoba.

 

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan dan tes urine seluruhnya negatif. Kami tidak menemukan adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di dalam rutan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Iptu Yusup.

 

Meski tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba dalam pemeriksaan tersebut, upaya pencegahan tetap menjadi perhatian aparat kepolisian.

 

Polres Demak juga mengapresiasi kerja sama dengan pihak Rutan Kelas IIB Demak dalam pelaksanaan operasi tersebut.

 

Ke depan, kegiatan pemeriksaan dan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen pemberantasan peredaran gelap narkotika sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Demak yang bersih dari narkoba (Bersinar).

 

(Ranu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here