Beranda Pati Chandra Tegaskan Program MBG di Pati Harus Utamakan UMKM Lokal

Chandra Tegaskan Program MBG di Pati Harus Utamakan UMKM Lokal

71
0

PATI, lintaspantura.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati harus mengutamakan produk dan pemasok dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Menurutnya, kebijakan tersebut penting agar perputaran ekonomi dari program nasional itu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Pati.

Pernyataan tersebut disampaikan Chandra saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan Tata Kelola untuk Koperasi Baru yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati di aula dinas setempat, Senin (20/7/2026).

“Terkait MBG, jangan mengambil supplier dari perusahaan-perusahaan besar. Yang harus memanfaatkan peluang ini adalah UMKM di sekitar SPPG,” tegas Chandra.

Ia menilai Kabupaten Pati memiliki potensi besar di sektor pertanian dan produk olahan yang mampu memenuhi kebutuhan bahan baku Program MBG. Karena itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diharapkan memprioritaskan hasil produksi UMKM dan petani lokal sebagai pemasok.

“SPPG mengambil produk-produk dari UMKM Kabupaten Pati, otomatis ekonomi akan berputar di Kabupaten Pati. Potensi pertanian lokal kita tidak kalah baik kualitasnya dengan daerah lain maupun negara lain,” ujarnya.

Selain menyoroti peluang UMKM dalam Program MBG, Chandra juga mengajak koperasi di Kabupaten Pati untuk mempercepat transformasi digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, serta memudahkan transaksi sehingga koperasi semakin kompetitif.

“Dunia digital bergerak sangat cepat. Kemudahan bertransaksi harus dimanfaatkan untuk mengembangkan koperasi agar semakin maju dan mampu bersaing,” katanya.

Kegiatan yang diikuti pengurus koperasi baru tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman tentang perkoperasian sekaligus memperkuat kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan tata kelola koperasi.

Pemerintah Kabupaten Pati berharap pelatihan ini mampu melahirkan koperasi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berperan aktif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here