Beranda Pati SMSI Pati Bersama Diskominfo Dorong Profesionalisme Pers, Utamakan Fakta dan Unsur 5W+1H

SMSI Pati Bersama Diskominfo Dorong Profesionalisme Pers, Utamakan Fakta dan Unsur 5W+1H

9
0
Kepala Diskominfo kab Pati Sugiyono sedang memberikan paparan

PATI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pati bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati mendorong peningkatan profesionalisme insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Pemberitaan diharapkan mengedepankan fakta di lapangan, bersifat objektif, aktual, dan bermanfaat bagi publik, bukan berdasarkan asumsi, opini, maupun narasi yang tidak didukung bukti.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pemberitaan dan Publikasi yang berlangsung di Ruang Anggrek, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, senin 26 Oktober 2026.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Sugiyono, menekankan pentingnya penyajian informasi yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, pemberitaan harus berangkat dari fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan hasil rekayasa maupun kesimpulan yang dibangun tanpa dasar yang jelas.

Dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, unsur aktualitas, objektivitas, dan kemanfaatan berita perlu menjadi perhatian. Informasi yang dipublikasikan juga harus mencerminkan kondisi sebenarnya sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai suatu peristiwa.

Unsur wajib dalam menulis berita 5W+1H

Sugiyono juga menyoroti pentingnya menghindari pemberitaan yang hanya bertumpu pada asumsi, opini yang tidak terverifikasi, maupun narasi negatif yang tidak memiliki landasan fakta. Oleh karena itu, proses pengumpulan dan verifikasi informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pemberitaan.

Selain itu, penulisan berita perlu memperhatikan kaidah jurnalistik, khususnya unsur 5W+1H, yakni what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana).

Keenam unsur tersebut menjadi dasar untuk menyusun berita yang jelas, lengkap, dan mudah dipahami pembaca. Dengan penerapan 5W+1H, informasi yang disampaikan diharapkan tidak menimbulkan kesalahpahaman serta mampu memberikan pemahaman yang proporsional kepada masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peningkatan kualitas pemberitaan dan publikasi diharapkan dapat terus dilakukan melalui penguatan pemahaman mengenai fakta, verifikasi informasi, serta penerapan kaidah jurnalistik.

Profesionalisme pers menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media sebagai sumber informasi publik.

 

lintaspantura.co.id — Info Seputar Pantura

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here