Beranda Pati Potensi Pati Harus Dikemas Kreatif agar Mampu Tembus Pasar Nasional dan Global

Potensi Pati Harus Dikemas Kreatif agar Mampu Tembus Pasar Nasional dan Global

68
0

PATI, Lintaspantura.co.id – Kabupaten Pati memiliki potensi besar di berbagai sektor yang perlu dikemas secara kreatif agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Hal itu ditegaskan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat membuka Jateng Creative Forum di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (3/8/2026).

 

Menurut Chandra, kekuatan Pati di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga pariwisata belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan sentuhan kreativitas dan inovasi, berbagai potensi tersebut diyakini dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Banyak sekali potensi di Kabupaten Pati yang bisa dikemas agar lebih menarik dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Chandra.

 

Ia menekankan, pengembangan ekonomi kreatif tidak lagi cukup mengandalkan potensi alam semata. Transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

 

Chandra juga mendorong Generasi Z dan Generasi Alpha mengambil peran sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Menurutnya, generasi muda memiliki kedekatan dengan teknologi dan kreativitas yang dapat membawa produk-produk unggulan Pati naik kelas.

 

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar, baik di dalam maupun luar negeri.

 

Dalam kesempatan tersebut, Chandra mencontohkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Pati yang dapat dikembangkan melalui pendekatan ekonomi kreatif, di antaranya program pertanian 1 Hektar 10 Ton, pertanian organik, sektor perikanan, hingga pengembangan durian Musang King dan Black Thorn di Kecamatan Gunungwungkal.

 

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif, Agus Syarip Hidayat, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang bertumpu pada kekuatan daerah. Menurutnya, Kabupaten Pati memiliki peluang besar menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kolaborasi.

Plt bupati pati Rishma ardhi Chandra

Chandra berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pati, Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dunia usaha, komunitas kreatif, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

 

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mengantarkan Kabupaten Pati kembali meraih predikat Kabupaten/Kota Kreatif pada 2026, sekaligus memperluas pengenalan produk dan karya kreatif masyarakat Pati di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

 

Jateng Creative Forum dihadiri unsur Forkopimda, Pokja II TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudparekraf Provinsi Jawa Tengah, Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, pimpinan perangkat daerah, Kadin, HIPMI, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati, serta para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Kabupaten Pati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here