Beranda Pati Transparansi Pengelolaan Zakat, Chandra Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Baznas Pati

Transparansi Pengelolaan Zakat, Chandra Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Baznas Pati

35
0

PATI, lintaspantura.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Baznas Kabupaten Pati meluncurkan program penyaluran bantuan massal senilai Rp1.626.750.000 kepada masyarakat di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/6/2026).

 

Bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersebut disalurkan melalui berbagai program, di antaranya bedah rumah, bantuan modal usaha, beasiswa bagi siswa kurang mampu, santunan fakir miskin, bantuan untuk tempat ibadah, lembaga pendidikan Islam, serta santunan bagi guru TPQ dan Madin.

 

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus membantu mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Pati.

 

Peluncuran program dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, Ketua MUI, perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta para penerima manfaat dari Kecamatan Pati dan Margorejo.

 

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi wujud transparansi pengelolaan dana zakat oleh Baznas Kabupaten Pati periode 2026–2031.

 

“Hari ini Baznas menyalurkan anggaran sebesar Rp1 miliar 626 juta melalui berbagai program, mulai dari bedah rumah, beasiswa, bantuan modal usaha, bantuan fakir miskin, hingga bantuan untuk guru dan tempat ibadah. Ini merupakan bentuk transparansi pengurus Baznas periode 2026–2031 kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Chandra, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan secara profesional akan memberikan dampak nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, dana ZIS juga dapat memperluas akses pendidikan, kesehatan, serta mendorong tumbuhnya usaha produktif.

 

Kepada para penerima bantuan modal usaha, Chandra berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

“Untuk penerima modal usaha, jadikan bantuan ini sebagai langkah awal meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Manfaatkan sebaik-baiknya agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang,” pesannya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa Baznas Kabupaten Pati kini telah menerapkan sistem digital yang memungkinkan masyarakat memantau penyaluran dana zakat secara terbuka. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik.

 

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Pati. Seluruh program dan penyalurannya dapat dipantau melalui website Baznas sehingga semakin akuntabel dan transparan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here