
PATI, lintaspantura.co.iid— Sebuah Mobil Posko ambulans milik Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dipasangi spanduk berisi penolakan terhadap wacana pajak bagi pelaku UMKM dan PKL di kawasan Alun-alun Pati, Kamis malam (21/5/2026).
Dalam spanduk tersebut tertulis sejumlah pesan penolakan, di antaranya “Tolak Pajak UMKM PKL”, “Lawan Pemerasan Rakyat”, hingga “Lawan Kolonialisme Baru”.
Perwakilan AMPB Botok menyampaikan, pihaknya menolak isu kebijakan penarikan pajak terhadap pelaku UMKM dengan penghasilan sekitar Rp6 juta per bulan. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih sulit sehingga kebijakan tersebut dinilai berpotensi menambah beban warga kecil.
“Masyarakat sedang tidak baik-baik saja secara ekonomi. Jangan sampai kebijakan ini justru membebani pelaku usaha kecil,” ujarnya di lokasi.
Ia menilai masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) lain yang dapat dimaksimalkan tanpa membebani UMKM, seperti pengelolaan parkir, retribusi pasar, hingga optimalisasi pendapatan dari aset daerah dan sektor lainnya.
AMPB menyatakan akan mengajukan audiensi guna menyampaikan aspirasi terkait wacana tersebut. Mereka juga mengingatkan potensi munculnya aksi demonstrasi apabila hasil audensi tidak sesuai harapan
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati terkait isu kebijakan pajak UMKM tersebut. (Lp)








