PATI, Lintaspantura.co.id – Koalisi Lembaga Pati (KLP) mengadakan pertemuan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bening Pati pada Selasa (21/11) lalu. Dalam pertemuan itu, KLP yang dikomandoi oleh Cahya Basuki atau Yayak Gundul mempertanyakan transparansi terkait penggunaan dana CSR atau Tanggungjawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang selama ini diberikan oleh PDAM ke masyarakat Pati.
Yayak pun mengapresiasi sikap dari PDAM yang telah mendistribusikan dana CSR secara mandiri kepada masyarakat. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PDAM harus bisa dijadikan contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Pati untuk tidak menyalurkan dana CSR melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
“PDAM clear dipakai untuk masyarakat Pati, ini bagus. Tapi kita ingatkan, agar masyarakat itu bisa terlibat secara langsung. Kita ingin tahu, apakah benar untuk masyarakat. Jangan sampai disalurkan lewat Pemkab, kami khawatir tumpang tindih dengan anggaran mereka sendiri,” ucap Yayak Gundul.
Pihak KLP khawatir, jika penyaluran dana CSR dilakukan melalui Pemkab, tidak ada transparansi ke masyarakat. Bahkan, dirinya juga khawatir adanya kecurangan yang mungkin dilakukan oleh Pemkab.
“Kita hadir sebagai sosial kontrol, jangan sampai tumpang tindih. Nanti kita akan jalan ke perusahaan lain, jangan sampai ke pemerintah,” sambungnya.
Menyikapi kedatangan dari perkumpulan organisasi masyarakat atau ormas ini, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bening Pati Bambang Sumantri mengapresiasi sikap dari KLP yang turut memantau pendistribusian dana CSR yang diberikan oleh pihaknya.
“Untuk pendistribusian dana CSR, teman-teman ormas ingin ikut mengawal agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan,” ucap Bambang.
Dirinya juga tidak keberatan jika nantinya KLP ingin ada kerjasama terkait penggunaan dana CSR ini. Karena menurutnya, ormas adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk memanfaatkan dana CSR.
“Pada prinsipnya bisa, masyarakat atau badan usaha itu bisa. Sesuai regulasi kami siap karena ada di Permensos pasal 9 tahun 2020. Disana tertulis kami bisa bermitra dengan masyarakat atau badan usaha lainnya,” tutupnya. (wyd)









