Pati,Lintaspantura.co.id-Puluhan guru non ASN yang tergabung dalam wadah Forum Guru Tidak Tetap atau Forum GTT jumat siang (26/01) mendatangi kantor DPRD Kabupaten pati untuk mengadukan nasibnya dalam perekrutan guru PPPK tahun 2024 mendatang.
Puluhan guru yang mewakili seluruh kecamatan pati awalnya hendak datang semua dari berbagai kecamatan untuk beraudensi bersama DPRD Kabupaten Pati ini dalam agenda audensi bersama Ketua DPRD,BKPP,Dinas Pendidikan serta instansi terkait guna menyampaikan keluhan dan harapan dari forum guru GTT kabupaten pati akan nasibnya untuk menjadi PPPK,hingga akhirnya disepakati yang datang perwakilan perkecamatan saja agar bisa masuk semua ke gedung dewan.
Sebelumnya Dalam hasil seleksi ujian PPPK tahun 2023 banyak guru kabupaten pati yang sudah dinyatakan lulus passing grade atau berkode P, tidak dapat tempat dikarenakan kalah dalam perengkingan dan atau kalah prioritas meskipun nilainya lebih tinggi.
Dalam audensi yang dihadiri DPRD bersama instansi terkait,Forum guru GTT mengharapkan agar guru yang sudah lulus passing grede atau berstatus “P” dalam hasil seleksi PPPK 2023 tidak perlu test lagi dalam perekrutan PPPK 2024 mendatang,sebagimana peserta ujian PPPK 2021 yang lulus passing grede bisa di akomodir dalam perekrutan PPPK tahun berikutnya dengan status P1 sehingga tinggal menunggu pmberkasan dalam ujian PPPK tahun berikutnya.
“Kita sudah mengikuti ujian seleksi dan berbagai tahapanya dengan hasil nilai diatas passing grade sehingga kita mengharapkan bisa seperti peserta lulus passing grade di tahun 2021 yang menjadi prioritas satu (P1),sehingga dalam seleksi tidak harus mengikuti ujian lagi,jadi kita mengharapkan di tahun 2024 ini pemerintah daerah kabupaten pati bisa mengusulkan kuota formasi guru lebih banyak dan bisa memberikan anggaran yang cukup agar bisa mengakomodir seluruh guru honorer seperti kabupaten Blora yang sudah menyelesaikan permasalahan guru honorer ini,”ujar salah satu anggota Forum GTT .(wyd)









