Beranda Kudus Proyek Pembangunan Jalan Rp994 Juta Bikin Warga Ploso Sesak Nafas

Proyek Pembangunan Jalan Rp994 Juta Bikin Warga Ploso Sesak Nafas

32
0

KUDUS, lintaspantura.co.id – Debu dari aktivitas proyek peningkatan jalan dikeluhkan warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Debu disebut masuk hingga area rumah dan menutupi kendaraan milik warga. Selasa (22/9/2026)

 

DA (32), warga setempat, saat memberikan keterangan pada Selasa (22/9/2026), mengaku telah merasakan dampak debu sejak 2 September lalu.

 

Dalam sejumlah video yang diunggahnya, terlihat sepeda motor hingga lantai rumah dipenuhi debu. DA mengaku harus membersihkan kendaraan dan menyiram lantai menggunakan air setiap hari.

 

Menurut DA, keluhan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada Ketua RT. Pada 21 September, ia juga mengadukan kondisi tersebut melalui Wadul Bupati.

 

Setelah pengaduan itu, menurut DA, sempat dilakukan penyiraman. Namun, ia menilai upaya tersebut belum efektif karena hingga kini debu masih dirasakan.

 

DA juga mengaku dalam sekitar tiga hari terakhir mengalami gangguan pernapasan yang ia sebut ISPA. Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah keluhan kesehatan tersebut berkaitan langsung dengan debu dari aktivitas proyek.

 

DA menegaskan dirinya tidak menolak program pembangunan pemerintah. Ia hanya berharap ada solusi agar debu dapat dikurangi dan dampak pekerjaan terhadap warga sekitar dapat diminimalkan.

 

Proyek Senilai Rp994,7 Juta

 

Berdasarkan papan informasi di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Peningkatan Jalan Tugu A. Yani–Ploso dengan nilai kontrak Rp994.768.761.

 

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Adhi Karya Kudus, dengan PT Weganda Sri Cahya Konsultan sebagai konsultan.

 

PUPR Akan Minta Dilakukan Penyiraman

 

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo, saat dikonfirmasi tim melalui pesan WhatsApp, Selasa (22/9/2026), mengatakan pihaknya akan menyampaikan persoalan tersebut kepada penanggung jawab pekerjaan.

 

Harry menyebut penyiraman akan dilakukan pada Rabu (23/9/2026) untuk mengurangi debu yang dikeluhkan warga.

 

Sementara terkait sumber anggaran, Harry mengonfirmasi proyek Peningkatan Jalan Tugu A. Yani–Ploso tersebut bersumber dari DBH CHT atau Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

 

Warga berharap pembangunan tetap berjalan, namun dampak debu selama proses pengerjaan dapat segera mendapat penanganan.

 

(Ranu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here